Entry: Galeano Menulis Miguel Marmol Friday, September 14, 2007



1905: Ilopango

Miguel yang Berumur Seminggu

Senorita Santos Marmol, yang hamil di luar nikah, menolak mengungkap siapa ayah dari anak yang dikandungnya itu. Ibunya, Dona Tomasa, mengusirnya dari rumah. Dona Tomasa merupakan janda mendiang seorang lelaki miskin berkulit putih dituduh biang dari kemalangan itu.

Ketika si bayi lahir, perawan terusir itu membawa bayinya dalam gendongan, “Ini cucumu, Ibu.”
Dona Tomasa sontak berteriak ketakutan begitu melihat si jaban bayi—seperti ketika melihat laba-laba biru, Indian berbibir tebal, layaknya melihat sesuatu yang buruk dan menimbulkan kemarahan dibanding rasa kasihan—menghempas pintu ke wajah anak perempuannya itu.

Di depan pintu, Senorita Santos jatuh dan meringkuk. Di bawah ibunya yang pingsan, si bayi diam seperti mati. Tapi ketika tetangganya menariknya keluar, si bayi langsung meraung.
Dan begitulah kejadian yang menjadi kelahiran kedua Miguel Marmol, ketika ia masih berumur 7 hari.

Catatan: Miguel Marmol adalah saksi sebuah revolusi, seperti yang ditulis oleh Roque Dalton, seorang penulis El Salvador, terutama di awal abad ke-20, yang mengembangkan gerakan perlawan buruh dan partai komunis di El Salvador dan Guatemala.

   0 comments

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments